RSS

Potensi dan Peluang Investasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan

?????????????????Perekonomian merupakan sektor yang sangat penting dan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam membuat berbagai kebijakan untuk mencapai kesejahteraan. Sedemikian pentingnya sektor perekonomian ini sehingga dalam setiap pembuatan kebijakan harus mempertimbangkan segala aspek yang mungkin dapat mempengaruhinya baik yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif. Salah satu faktor pembentuk perekonomian adalah investasi, semakin besar investasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks pembangunan nasional maupun regional, investasi memegang peran penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi (Yonathan,2003).

Secara umum perkembangan investasi di daerah sangat tergantung dari daya tarik daerah atau wilayah, adanya iklim investasi yang sehat dan prosedur penanaman modal yang jelas. Oleh karena itu informasi mengenai potensi dan peluang investasi daerah sangat penting guna membuka informasi seluas-luasnya kepada masyarakat dan dunia usaha tentang peluang investasi yang ada di daerah sehingga menarik minat para investor untuk menanamkan modalnya di daerah guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah yang dalam jangka panjang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan lokasinya yang sangat strategis yakni di tengah-tengah wilayah Provinsi Kalimantan Selatan sehingga pola pengembangan terpusat sebagai “Banua Lima Center” sangat potensial. Diharapkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan kedepan menjadi penyangga Kabupaten lain disekitarnya sehingga dengan potensi tersebut maka pengembangan sangat terbuka lebar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Penyebarluasan informasi mengenai potensi dan peluang investasi yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sangat berguna untuk memberikan informasi yang seluas-luasnya tentang peluang usaha dan investasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sehingga dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Potensi dan peluang investasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan di berbagai sektor antara lain pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, pertambangan, pariwisata, perindustrian dan perdagangann, dan melihat dari lokasi geografis Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang sangat strategis sangat berpotensi dalam mengembangkan sektor-sektor usaha.

Untuk lebih lengkap dapat diunduh disini (ebook potensi investasi.exe)

link : http://www.4shared.com/file/bmrFHPxxce/Ebook_Potensi_Investasi.html

Mohon maaf jika buku dan tulisan ini kurang sempurna karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

 
Leave a comment

Posted by on January 22, 2014 in Abdi Negara

 

Tags: , , , , , , , , ,

Program Unggulan Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik dan berdasarkan amanat Undang-undang No. 32 tahun 2004, pelaksanaan otonomi daerah diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayananbuku prog cover publik maka berbagai program kegiatan disusun, direncanakan dan dilaksanakan oleh Pemerintah baik itu di pusat maupun di daerah. Tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan program unggulannya berusaha menjadi Pemerintah yang melayani dan mensejahterakan masyarakat.

Salah satu Program unggulan Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah mendapat Otonomy Award dari Jawa Pos pada tahun 2012 yakni Program Aksi Biro dan tahun 2013 adalah Program Pokwasmas.

Untuk melihat lebih lengkap 12 Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dapat diunduh disini ya..

 
Leave a comment

Posted by on January 21, 2014 in Abdi Negara

 

Tags: , , , , , , ,

Lingkaran Setan Transportasi Massal

Sedikit terkejut dengan kebijakan pemerintah terhadap Low Cost Green Car (LCGC) pada saat adanya kebijakan pengurangan subsidi BBM yang berakibat kepada kenaikan harga BBM dan kemudian menyebabkan kenaikan harga bahan pokok serta kebutuhan dasar lainnya seperti tariff listrik dan air minum.  Secara akal sehat mungkin sebagian orang melihat ini adalah kebijakan yang dianggap lemah dan tidak berdasarkan analisa yang kuat dikala sistem angkutan umum Indonesia dalam kondisi setengah hidup, selain itu aturan terhadap penggunaan BBM bersubsidi pun belum jelas juntrungannya.

Penggunaan LCGC ini sudah dapat dipastikan akan mengakibatkan kepemilikan Mobil Pribadi akan semakin banyak dan ketika kebijakan atau aturan serta pengawasan pemakaian BBM bersubsidi belum ada dan lemah maka penggunaan BBM bersubsidi akan semakin banyak yang akan berakibat defisit BBM bersubsidi dan kelangkaan dimana-mana. Semakin banyaknya pemakaian Mobil Pribadi di Jalan akan mengakibatkan volume kendaraan akan bertambah dan dengan kapasitas jalan yang tetap akan menyebabkan kemacetan dijalan yang menimbulkan kerugian disegala aspek. Semakin banyaknya mobil pribadi yang dimiliki akan berakibat pada rendahnya penggunaan angkutan umum massal yang kondisinya semakin tidak layak terkait kenyaman, waktu tempuh, dan keselamatan, hal ini akan berakibat pada rendahnya trip perjalanan yang berakibat pada rendahnya pendapatan sehingga menyebabkan rendahnya pelayanan dan akhirnya orang akan beralih pada kendaraan pribadi (Sepeda Motor atau Mobil).

Jadi sebenarnya apa dan siapa yang salah? Coba sedikit menganalisa apa sebenarnya yang terjadi dengan Transportasi Umum di Indonesia :

  1. Aspek Perencanaan

Sebelum berbicara ke teknis pelaksanaan kita pasti melalui tahapan Perencanaan dimana setiap anggaran didasarkan pada perencanaan. Apa yang salah dari Perencanaan Transportasi kita?

  1. Perencanaan yang kurang matang dan tidak berdasarkan analisa jangka panjang yang baik.
  2. Kurang keterpaduan antara perencanaan transportasi baik itu pembangunan infrastruktur maupun jaringan transportasinya.
  3. Perencanaan pembangunan tata ruang yang kurang memperhatikan dampak jangka panjang terhadap pembangunannya sehingga pembangunan infrastruktur sifatnya dadakan tidak terencana.
  1. Aspek Kebijakan dan Pelaksanaan

Perencanaan yang matang dan baik tanpa didukung kebijakan atau regulasi yang tepatpun akan menjadi salah satu penyebab buruknya system transportasi kita. Beberapa kebijakan yang mungkin menjadi penyebab kurang terbinanya system transportasi kita antara lain :

  1. Kebijakan masih pada pemahaman Demand Management bukan Supply Management (baca di tulisan saya mengenai Supply or Demand Management
  2. Orientasi penyelenggaraan sistem transportasi masih pada peningkatan PAD.
  3. Pola Trayek yang kurang efisien tanpa adanya analisa kebutuhan / permintaan yang baik sehingga berdampak pada ketimpangan pengguna angkutan umum antar trayek.
  4. Pembinaan yang kurang intens terhadap operator moda angkutan umum sehingga masing-masing berjalan dengan otoritasnya sendiri.
  5. Koordinasi yang kurang baik antar instansi dan antar daerah terkait pola angkutan umum sehingga adanya keterpaduan system angkutan umum antar daerah.
  6. Pola Subsidi yang tidak tepat sasaran untuk mendukung Angkutan Umum.

Jadi bagaimana mengatasi permasalah angkutan umum di Indonesia ?

Pada intinya system transportasi terbentuk karena Masyarakat membutuhkan Moda Transportasi yang Aman, Nyaman, Murah, dan Reliable, sehingga Pemerintah memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk mewujudkan kebutuhan Masyarakat tersebut antara lain dengan :

  1. Menyediakan infrastruktur yang baik (secara fisik dan perencanaan)
  2. Menyediakan opsi-opsi moda transportasi massal yang terpadu dan nyaman.
  3. Memberikan subsidi bagi pengelola transportasi umum sehingga pengelola lebih dapat meningkatkan pelayanan.
  4. Memberikan prioritas terhadap transportasi umum di jalan.
  5. Melakukan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan BBM bersubsidi.
  6. Membatasi jumlah Kendaraan Pribadi di Jalan dengan alternatif kebijakan seperti peningkatan pajak kendaraan, pola ganjil genap plat kendaraan, Electronic Road Pricing dll.
  7. Merubah Pola Pikir masyarakat  dalam penggunaan kendaraan pribadi.

Dibawah ini adalah Lingkaran Setan Transportasi Umum di Indonesia, dengan memutus rantai lingkaran yakni kebijakan prioritas terhadap Angkutan umum serta pola subsidi kepada Pengelola Angkutan Umum diharapkan dapat mengurangi masalah yang timbul dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan moda transportasi umum yang AMAN, NYAMAN, MURAH DAN RELIABLE.

Image

 
Leave a comment

Posted by on September 30, 2013 in My Thoughts, transportation

 

Tags: , , , , , ,

Motivasi Dibalik Buah Durian

Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah “raja dari segala buah” (King of Fruit), dan durian adalah buah yang kontroversial. Meskipun banyak yang menyukainya, sebagian yang lain muak dengan aromanya. Sesungguhnya, tumbuhan dengan nama durian bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga Durio. Namun demikian, yang dimaksud dengan durian (tanpa imbuhan apa-apa) biasanya adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasar tempatan di Asia Tenggara di antaranya adalah lai (D. kutejensis), kerantungan (D. oxleyanus), durian kura-kura atau kekura (D. graveolens), serta lahung (D. dulcis). Untuk selanjutnya, uraian di bawah ini mengacu kepada D. zibethinus. Terdapat banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan di Kalimantan, yang mengacu pada berbagai varietas dan spesies yang berbeda. Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang. Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen. Pusat keanekaragaman durian adalah Pulau Kalimantan. Daerah-daerah sekitarnya juga memilki beberapa plasma nutfah durian, seperti Mindanao, Sumatera, dan Semenanjung Malaya meskipun tidak semelimpah Kalimlantan. Meskipun demikian, pengekspor utama durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi dan sistem budidaya yang baik. Tempat lain yang membudidayakan durian dengan orientasi ekspor adalah Mindanao di Filipina, Queensland di Australia, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Sri Lanka. Setiap 100 g salut biji mengandung 67 g air, 28,3 g karbohidrat, 2,5 g lemak, 2,5 g protein, 1,4 g serat; serta memiliki nilai energi sebesar 520 kJ. Durian juga banyak mengandung vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C; serta kalium, kalsium dan fosfor. Karena baunya yang keras, sejumlah perusahaan melarang orang membawa durian, misalnya di kabin pesawat udara, di kendaraan angkutan umum ataupun dibawa ke hotel. Bagi penggemar durian, agar tidak menimbulkan hal-hal tak menyenangkan dengan orang yang tak menyukai bau durian, dipercaya ada cara mudah untuk menghilangkan bau durian di jari-jari tangan dan mulut. Jari tangan dibersihkan dengan mengaduk-aduk air di dalam pangsa durian (yakni ceruk kulit buah bagian dalam, bekas tempat daging dan biji durian menempel) dan air adukan tersebut tidak dibuang, tetapi digunakan untuk berkumur. Menurut banyak cerita yang berkembang di masyarakat (urban legend), Durian dianggap sebagai makanan yang panas, dan sehabis makan durian biasanya tubuh akan berkeringat. Cara yang umum digunakan untuk mengatasinya adalah dengan menuangkan air tawar pada bagian kulit buah yang telah kosong, lalu diminum. Selain itu, musim durian biasanya terjadi bersamaan dengan musim manggis, yaitu buah yang dianggap mendinginkan badan. Dengan demikian, kedua buah kemudian dimakan bersama-sama. Secara ilmiah, klaim-klaim di atas tidak pernah dibuktikan. Kemungkinannya ialah karena kandungan nutrisi durian yang padat, orang yang makan durian sering makan kebanyakan sehingga akhirnya mengalami kenaikan tekanan darah. Hal tersebut merupakan reaksi yang alamiah jika terlalu banyak memakan makanan apapun. Berikut 7 Sifat Buah Durian Yang Harus Ditiru, yaitu :

  1. Beraroma Tajam Buah-buah lain tidak ada yang beraroma setajam buah durian. Sehingga dijuluki “King of Fruits”. So, berani tunjukkan siapa dirimu, just be yourself, jangan minder, show off guys.
  2. Pohon Durian Itu Tinggi Jangan takut untuk bermimpi setinggi pohon durian, penemuan terbesar manusia awalnya juga berawal dari sekedar mimpi, tetapi jangan diam saja, berusaha mencapainya itu yang penting.
  3. Kulit Durian Keras Dan Berduri Maksudnya jadi orang itu harus teguh pendiriannya, tidak plin-plan, tidak gampang dipengaruhi orang lain, percaya akan keputusan yang telah anda ambil, niscaya tidak akan ada yang akan meragukan kapasitas anda sebagai pemimpin.
  4. Isinya Lembut meskipun dari luar kelihatannya jelek, tetapi dalamnya lembut, enak, intinya penampilan luar bisa menipu, belum tentu mencerminkan sifat dari seseorang. Ibarat pepatah lama yang mengatakan, “Don’t judge book by its cover.”
  5. Durian Itu Harganya Mahal Kita harus bisa menjunjung harga diri kita, jangan sampai mau diinjak-injak orang lain, setiap manusia adalah berharga, kedudukannya sama dimata Tuhan, jangan pula merendahkan orang lain.
  6. Durian Itu Musiman dalam artian lain tidak setiap hari ada (unik), kita jadi manusia itu diciptakan unik, berbeda antara satu dengan lainnya, tidak bisa disama-ratakan antara 1 individu dengan lainnya. Ada kelebihan dan kekurangan masing-masing.
  7. Durian Tidak Akan Jatuh Dari Pohonnya Sebelum Matang dalam artian setiap hal memerlukan waktu, jika kita belum sukses, atau usaha kita belum membuahkan hasil, jangan berputus asa, mungkin masih ada kesalahan dalam prosesnya, yang pasti semua akan indah pada waktunya, bersabar saja, tetapi tetap berusaha, pasti jalan anda akan dibukakan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Copas dari Thread Kaskus >

 
Leave a comment

Posted by on October 4, 2012 in Corat Coret, Ngebloge

 

Tags: , , , , ,

Demand or Supply Management ?

Sebuah berita atau tepatnya posting di Facebook di grup Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyebutkan bahwa Pemerintah akan membangun Tol dalam Kota sebanyak 6 Ruas Jalan dengan anggaran Rp. 41,17 Trilyun yang mulai akan dikerjakan mulai tahun 2013. Mungkin sebagian orang awam pasti mengira wah hebat neh mungkin bisa mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta, karena Angkutan yang banyak akan tercukupi dengan ruas jalan yang banyak pula (pola konvensional) atau secara manajemen bisa disebut sebagai supply management yang secara garis besar adalah memberikan infrastruktur atau sarana transportasi untuk mencukupi permintaan / demand, jadi ketika kendaraan banyak maka diperbanyak pula jalannya. Namun sekarang yang jadi persoalan adalah apakah benar ketika kita meningkatkan ruas jalan dengan memperlebar ataupun menambah ruas jalan akan mengurangi kemacetan, mungkin bisa tapi hanya dalam jangka pendek, dan juga tidak selalu Pemerintah akan memiliki dana atau investor untuk melakukan pembangunan sarana transportasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna. oleh karena itu diperlukan sebuat skema transportasi yang dapat benar-benar memecahkan masalah dari transportasi.

Sekarang coba bandingkan dengan skenario ini, dengan mengeluarkan kebijakan terkait dengan kepemilikan kendaraan pribadi seperti yang telah diterapkan di Singapura dan negara maju lainnya maka jumlah kendaraan yang akan melintas di jalan raya pasti akan berkurang, kemudian ditambah dengan adanya kebijakan dan dukungan terhadap Transportasi Masal juga akan mengurangi jumlah kendaraan yang ada di jalan raya, memang hasil yang didapat tidak dalam waktu dekat akan terwujud, butuh waktu dan biaya agak besar jika dibandingkan menyediakan supply, namun kalau dihitung secara ekonomi maka pola demand management lah yang lebih menguntungkan.

Secara Teoritis definisi Transport Demand Management sendiri adalah suatu cara untuk mempengaruhi perilaku pelaku pergerakan, dengan tujuan untuk mengurangi besarnya kebutuhan akan pergerakan atau menyebarkan kebutuhan tersebut dalam ruang dan waktu (Ferguson, 2000). Pembatasan kebutuhan tersebut tidak berarti akan membatasi pergerakan, hanya pola dan cara pergerakan itu yang kita harapkan akan lebih terarah. Yang kemudian diharapkan perpindahan atau shifting penggunaan kendaraan pribadi kepada kendaraan umum (public transportation) disini lagi faktor kunci keberhasilan TDM, bahwa Pemerintah harus jor-joran atau mendukung penuh peningkatan kualitas pelayanan Transportasi Masal, subsidi pada transportasi masal lebih urgent jika dibandingkan dengan subsidi pada BBM seperti yang ada sekarang.

Terdapat 4 jenis strategi dalam TDM , yaitu :

  1. Kebijakan / peraturan / pengukuran ekonomi
  2. Fisik / rencana tindakan teknis
  3. Perencanaan dan pengujian design
  4. Tindakan pengendalian, seperti pengontrolan dampak transportasi pengembangan sistem transportasi cerdas, “road pricing” yang merupakan sistem penetapan harga untuk pemakaian jalan, manajemen parkir juga termasuk ke dalam strategi TDM.

Jadi tinggal Pemerintah yang harusnya lebih pro aktif dalam menyelesaikan masalah transportasi, sebelum semuanya terlambat, karena berapa banyak Rupiah yang terbuang karena kemacetan, belum lagi kecelakaan lalu lintas, dll. Pemerintah diharapkan bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan dan kebijakan, banyak kok ahli-ahli transportasi di Indonesia, gunakan mereka, gunakan aset bangsa Indonesia untuk menyelamatkan Indonesia sendiri, jangan disia-siakan. iya gak???

 
Leave a comment

Posted by on October 3, 2012 in My Thoughts, transportation

 

Tags: , , , ,

Lonely on this Planet

Pernah ngerasa kesepian gak? merasa gak ada tempat berbagi.. nah itu yang lagi ane rasain, merasa semua cuma lalu lalang, kosong, hampa.. walaupun sebenernya ane lebih suka sendiri eh atau lebih sering sendiri tapi kali ini bener-bener seperti aku sedang sendirian..di dunia.. duniaku.. dan aku berteman dengan khayalan dan pikiranku sendiri, bermain dengan mimpiku dan angan-anganku..
Oh my god..what happened to me and my life.. it’s really suck..and now.. i’m not really like to this situation..
Kayak sekarang.. ane nulis.. buat siapa.. ya buat ane sendiri.. biar gak eneg nyimpen sendiri karena ane sendiri.. what a life..
kalo ibarat lagu itu kayak lagu dangdut.. makan.. makan sendiri.. nyuci baju sendiri.. (lagu siapa tuh ya?) jadi pengen nyanyi neh.. woi guys lagi pengen teriak-teriak neh..
ah udah ah.. ntar besok-besok bikin tulisan serius.. (serius neh mukanya)

 

 

 

 
Leave a comment

Posted by on October 3, 2012 in Corat Coret

 

Tags: , , , , ,

Pakailah BBM dengan “Bijak”

Terbitnya surat edaran gubernur Kalimantan selatan terkait dengan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi dan pengaturan pengisian BBM bersubsidi pada SPBU yang berada di wilayah Kalimantan Selatan menyebabkan perubahan yang signifikan terhadap panjangnya antrian kendaraan pada SPBU-SPBU di wilayah Kalimantan Selatan, yang akhirnya akan berpengaruh pula pada kegiatan perekonomian dan kegiatan sehari-hari masyarakat yang tidak pernah bisa lepas dari mobilitas. Namun ada hal yang cukup menarik  dari surat edaran tersebut yang menyebutkan bahwa seluruh kendaraan dinas (plat merah) dilarang menggunakan BBM bersubsidi kecuali untuk Truk Sampah, Pick Up, Ambulan dan Mobil Pemadam Kebakaran, tentu saja hal ini membuat kegalauan di kalangan Pemerintah daerah karena pembatasan ini tentu saja akan berpengaruh pada Anggaran yang notabene telah ditetapkan dengan menggunakan harga satuan BBM bersubsidi yakni Rp. 4.500 / liter, sedangkan jika menggunakan BBM non subsidi (Pertamax) dengan harga sekitar 10.000/liter nya maka Anggaran Belanja Daerah untuk pembelian BBM akan  membengkak 2 kali lipat. Namun apakah ini efektif atau ini kah solusi yang sebenarnya dari timbulnya masalah BBM bersubsidi ini? Padahal BBM pada kendaraan dinas juga menggunakan uang Negara yang notabene adalah dari pajak yang adalah juga uang rakyat. Belum ada formula yang jelas dan tepat untuk mengatasi permasalahan BBM di Kalimantan.

Seperti kita ketahui bahwa quota BBM bersubsidi akan dikurangi menyusul rencana kenaikan harga BBM bersubsidi, namun sangat ironis ketika stok BBM bersubsidi di SPBU kosong namun BBM bersubsidi masih berlimpah ruah dijual di eceran di pinggir jalan , bahkan tepat disamping SPBU. Jadi apa yang sebenarnya terjadi? Apakah memang quota nya kurang? Ataukah ada pihak2 yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan? Setidaknya hal ini bisa dilihat kurangnya antrian BBM setelah terbitnya surat edaran Gubernur yang ditindak lanjuti dengan penjagaan yang “ketat” oleh pihak berwenang, jadi sebenarnya apa masalah sebenarnya?

Bila kita telaah lebih jauh, sebenarnya kita memang telah lama terlena dengan harga BBM yang murah karena adanya subsidi, padahal jika mengutip kata Alm. Wamen ESDM, beliau mengatakan dalam bukunya bahwa Indonesia itu bukanlah Negara yang kaya akan Energi maka sudah seharusnya lah kita bisa lebih bijak memanfaatkan Energi yang kita miliki, mengembangkan dan memanfaatkan energy alternatif yang terbarukan, disebutkan bahwa harga BBM yang murah karena subsidi adalah salah satu faktor penyebab kenapa pengembangan energy alternatif yang terbarukan sangat sulit karena harga BBM bersubsidi lebih murah dan mudah. Tugas berat pemerintah adalah meyakinkan kepada masyarakat bahwa subsidi yang terlalu besar pada BBM sangat memberatkan anggaran dan juga bisa salah sasaran, selain itu penggantian pengurangan subsidi BBM itu harus dibarengi dengan keberpihakan Pemerintah dalam mendukung Transportasi massal / angkutan umum, bahkan subsidi kepada perusahaan angkutan umum yang harusnya dilakukan pemerintah agar peningkatan pelayanan angkutan, tidak lagi menggunakan sistem kejar setoran seperti sekarang ini, dan harus ada reward and punishment terhadap perusahaan angkutan yang memiliki pelayanan prima kepada penumpang. Dan juga infrastruktur yang berpihak pada angkutan umum, bukan angkutan pribadi sehingga diharapkan dapat memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum yang nantinya akan berpengaruh kepada kemacetan, pemakaian BBM dll. Jadi mari kita sikapi kondisi ini dengan bijak dan arif, semoga masyarakat bisa mendukung pemerintah demi kemajuan Negara dan semoga pemerintah bisa lebih serius dan mengkaji lebih dalam serta melibatkan para akademisi.

 
2 Comments

Posted by on May 9, 2012 in My Thoughts, transportation

 

Tags: , , , , , , , , , , , , ,